
Padang Pariaman (Rabu, 5/2/2025) – Siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Ar-Risalah melakukan kunjungan edukatif ke kantor operasional Stasiun Meteorologi Minangkabau pada hari Rabu, 5 Februari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa pada ilmu meteorologi serta berbagai peralatan canggih yang digunakan dalam memantau dan memprediksi cuaca.
Rombongan yang terdiri dari 78 siswa dan beberapa guru pendamping ini disambut hangat oleh staf Stasiun Meteorologi Minangkabau. Selama kunjungan, para siswa diajak untuk memahami dasar-dasar ilmu meteorologi, termasuk proses pembentukan cuaca, iklim, serta pentingnya pemantauan cuaca bagi kehidupan sehari-hari.
“Kami sangat senang bisa menerima kunjungan dari SD Ar-Risalah. Ini adalah kesempatan yang baik untuk mengenalkan ilmu meteorologi kepada generasi muda sejak dini,” ujar Forecaster Stasiun Meteorologi Minangkabau, Siltia Wahyuni.
Selain mendapatkan penjelasan teoritis, para siswa juga diajak berkeliling untuk melihat langsung peralatan meteorologi yang digunakan oleh stasiun tersebut. Mereka diperkenalkan dengan alat-alat seperti anemometer (pengukur kecepatan angin), barometer (pengukur tekanan udara), Termometer (pengukur suhu udara), Campbell Stokes (pengukur lamanya penyinaran matahari) dan lainnya. Para siswa terlihat antusias mengamati dan bertanya tentang cara kerja alat-alat tersebut.
“Saya senang sekali bisa melihat langsung alat-alat yang digunakan untuk memprediksi cuaca. Ternyata, ilmu meteorologi itu sangat menarik dan penting untuk kita pelajari,” ujar salah satu siswa, dengan semangat.
Kunjungan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa terhadap ilmu pengetahuan, khususnya meteorologi, serta meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya memahami cuaca dan iklim dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Stasiun Meteorologi Minangkabau untuk meningkatkan literasi sains di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan wawasan baru bagi siswa-siswi SD Ar-Risalah dan memotivasi mereka untuk terus belajar tentang sains dan teknologi,” tambah Siltia Wahyun.
Di akhir kunjungan, para siswa dan guru pendamping mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan pengetahuan yang telah diberikan oleh Stasiun Meteorologi Minangkabau. Mereka berharap dapat kembali berkunjung di kesempatan lain untuk membawa generasi selanjutnya dalam mempelajari dunia meteorologi.